Jumat, 19 Juli 2013

RENUNGAN RAMADHAN


SEBUAH  RENUNGAN  RAMADHAN 

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh....
Di Bulan Pelatihan dan pensucian diri ini, selain memohon Ampunan-Nya, kitapun dilatih untuk mengerjakan hal-hal yang berhubungan dengan Kebajikan, diantaranya adalah:
• Melatih Kesabaran.
• Menahan Amarah.
• Menjauhi Kedustaan.
• Menjaga Nafsu & Emosi.
• Meninggalkan Sifat Iri,  Dengki, Berprasangka, Bergunjing serta Penyakit Hati lainnya.
• Mengerjakan Kebajikan lainnya, diantaranya ialah Membaca & Memahami Al-Quran, Ber-Shadaqah dan Shalat Sunnah.

Membaca & Memahami 114 Surah Al-Quran adalah satu dari sekian banyak bentuk Pelatihan yang dianjurkan.
Tujuh surat terpanjang dalam Al-Quran, yakni: Surah Surah, Al-Baqarah, Ali 'Imran, An-Nisaa', Al-Maidah, Al-An'aam, Al-A'raaf dan Surah Yunus.
Surah AL-BAQARAH merupakan salah satu dari 7 Surah Terpanjang dalam Al-Qur'an.

Mari coba bersama kita Renungkan sejenak Ayat-Ayat dari Surah Al-Baqarah.
•Jadilah orang yang beruntung yang senantiasa mendapat Petunjuk-Nya.
"Kitab Al-Quran ini tidak ada keraguan padanya, petunjuk bagi mereka yang ber-taqwa, yaitu mereka yang ber-Iman kepada yang Ghaib, yang mendirikan Shalat dan menafkahkan sebahagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka, dan mereka yang ber-iman kepada Kitab Al-Quran yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-Kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya kehidupan akhirat. Mereka itulah yang tetap mendapat Petunjuk dari Tuhan mereka, dan merekalah orang-orang yang beruntung". [QS Al-Baqarah 2-5].

•Jadilah golongan yang ber-Iman agar terhindar dari Siksa-Nya.
"Sesungguhnya orang-orang Kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak akan ber-Iman. Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka, dan Penglihatan mereka di tutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat.
[QS Al-Baqarah 6-7].

RENUNGAN RAMADHAN [2].

Bulan Ramadhan sebagai Bulan Pelatihan & Pensucian Diri, tiba-tiba merubah banyak insan & nuansanya yang mendadak nampak menjadi Islami.
Banyak orang yang berpakaian Shaleh/Shaleha, banyak yang membawa & membaca Al-Quran, banyak yang rajin ber-Shadaqah dan yang pergi ke Mesjid. Alhamdulillah.
Mudah-mudahan hal itu bukan hanya berjalan dibulan Ramadhan saja, namun bisa Istiqamah dibulan-bulan berikutnya. Aamiin.

Mari kita teruskan merenung beberapa Ayat dari SURAH AL-BAQARAH:
•Janganlah menjadi bagian dari kaum yang menipu diri.
 "Diantara Manusia ada yang mengatakan: "Kami ber-Iman kepada Allah dan Hari kemudian", padahal mereka itu sesungguhnya bukan orang-orang yang ber-Iman. Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang ber-Iman, padahal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar. [Al-Baqarah 8-9].

•Hindari menjadi golongan orang yang bodoh yang tidak ber-Iman.
"Apabila dikatakan kepada mereka: "Ber-Imanlah kamu sebagaimana orang-orang lain telah ber-Iman", mereka menjawab: "Akan ber-Imankah kami sebagaimana orang-orang yang bodoh itu telah ber-Iman?" Ingatlah, sesungguhnya merekalah orang-orang yang bodoh, tetapi mereka tidak tahu". [Al-Baqarah 13].

•Jauhi diri dari kaum yang berolok-olok agar tidak berada dalam kesesatan.
"Bila mereka berjumpa dengan orang-orang yang ber-Iman, mereka mengatakan: "Kami telah ber-Iman." Dan bila mereka kembali kepada setan-setan mereka, mereka mengatakan: "Sesungguhnya kami sependirian dengan kamu, kami hanyalah berolok-olok". Allah akan membalas olok-olokan mereka dan membiarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatan". [Al-Baqarah 14-15].
"Mereka tuli, bisu dan buta, maka tidaklah mereka akan kembali kejalan yang benar". [Al-Baqarah 18].
Semoga renungan ini dapat menjadikan kita semakin mantap dalam meningkatkan Keimanan & Ketaqwaan kita masing-masing. Aamiin Yaa Rabbal'alaamiin.

RENUNGAN RAMADHAN [3].
Surah Al-Baqarah merupakan surah terpanjang terdiri dari 286 Ayat dan juga dinamai Puncak Al-Qur'an [Fustatul Qur'an].

•| Ber-Taqwalah kepada-Nya agar menjadi insan yang beruntung.
"Hai Manusia, sembahlah Tuhanmu Yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu ber-Taqwa. Dialah Yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air hujan dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai Rezeki untukmu. Karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui”. [Al-Baqarah 21-22].

•| Senantiasalah menjadi orang ber-Iman yang ber-Amal Shaleh.
 "Sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang ber-Iman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan Surga-Surga yang mengalir sungai-sungai didalamnya”. [Al-Baqarah 25].

•| Janganlah termasuk dalam golongan yang Kafir kepada-Nya.
“Mengapa kamu Kafir kepada Allah, padahal kamu tadinya mati, lalu Allah menghidupkan kamu, kemudian kamu dimatikan dan dihidupkan-Nya kembali, kemudian kepada-Nya-lah kamu dikembalikan?”. [Al-Baqarah 28].

•| Jadilah orang yang beruntung yang selalu mendapat Petunjuk-Nya.
“Barang siapa yang mengikuti Petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak pula mereka bersedih hati. Adapun orang-orang yang Kafir dan mendustakan Ayat-Ayat Kami, mereka itu Penghuni Neraka, mereka kekal didalamnya”. [Al-Baqarah 38-39].

•| Yakini saat Perjumpaan dengan Sang Pencipta.
“Mintalah pertolongan kepada Allah dengan Sabar dan Shalat. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk, yaitu orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya”. [Al-Baqarah 45-46].
Semoga renungan beberapa Ayat dari Surah Al-Baqarah ini bermanfaat bagi kita semua didalam peningkatan Keimanan kita dibulan Ramadhan. Aamiin.

RENUNGAN RAMADHAN [4].

Tujuan ber-Puasa dibulan Ramadhan adalah agar kita dapat menjadi Manusia yang ber-takwa, yakni Taat & Patuh pada semua Perintah-Nya.
“Hai orang-orang yang ber-iman, diwajibkan atas kamu ber-Puasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu brt-taqwa”.
[Al-Baqarah 183].
Mengakhiri Kehidupan di-Dunia dalam keadaan ber-Taqwa merupakan harapan semua insan, dan itulah makna dari Khusnul Khotimah, dimana seseorang secara Istiqomah senantiasa Taat & Patuh pada semua Perintah-Nya yang termaktub dalam Al-Quran.
“Hai orang-orang yang ber-Iman, Ber-Taqwalah kepada Allah sebenar-benatr taqwa kepada-Nya, dan janganlah sekali-kali kamu Mati melainkan dalam keadaan beragama Islam”.
[Ali-Imran 102].
Sebab itu janganlah menunda kesempatan & membuang waktu percuma, karena Kematian akan datang secara tiba-tiba.
"Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan kematian seseorang apabila datang waktu kematiannya".
[Al-Munaafiquun 11].

"Tiap-tiap Umat mempunyai batas waktu. Maka apabila telah datang waktunya, mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun".
[Al-A'raaf 34].
Mari kita renungkan kembali tujuan mulia dari ber-Puasa, yakni :
•| Puasa sebagai ajang Pelatihan & Pensucian Diri agar kita mampu menjadi orang yang ber-taqwa
•| Puasa bukanlah sekedar dari menahan lapar & dahaga saja.
Simak pula Janji Allah dalam Al-Quran kepada orang-orang yang ber-taqwa. 
“Orang-orang yang ber-Taqwa kepada Tuhannya mereka mendapat tempat-tempat yang tinggi, diatasnya dibangun pula tempat-tempat yang tinggi yang dibawahnya mengalir sungai-sungai. Allah telah berjanji dengan sebenar-benarnya”. [Az-Zumar 20].
“Sesungguhnya bagi orang-orang yang ber-taqwa disediakan Surga-Surga yang penuh kenikmatan disisi Tuhannya”. [Al-Qalam 34].
InsyaAllah kita semua dapat menjalankan Ibadah Puasa dibulan Ramadhan ini dengan sebenar-benarnya, agar kita dapat menjadi orang yang ber-Taqwa. Aamiin.

"Semoga bermanfaat"
best regard




Tidak ada komentar:

Posting Komentar